Warna Memakili Sebuah Branding

Warna mewakili sebuah branding. Warna dapat dijadikan sebuah branding suatu produk, suatu profesi.  

Warna Memakili Sebuah Branding
Warna Memakili Sebuah Branding

Semisal warna diterapkan pada suatu produk. Contoh pada tahun 1970-an ada sebuah produk sabun colek dengan sebutan sabun cream, karena warna sabun colek waktu itu di pasaran dominan warnanya cream. Seperti sabun cream B-29, sabun cream Ekonomi. Waktu itu bila orang mencarinya di toko kelontong akan bilang sabun cream, menyebut warna sabunnya, bukan merk. Rentang waktu itu hingga tahun 1990-an muncul sebuah produk sabun colek berwarna biru bermerk Omo. Kontan saja dalam hitungan hari sabun colek berwarna biru langsung menyita perhatian ibu-ibu rumah tangga. Singkatnya sabun colek tersebut lebih diminati. Sedangkan dengan warna seorang konsumen bisa langsung mengenali khas suatu produk dari kejauhan. Jadi sabun colek tidak hanya cream saja bukan.

Warna sebagai branding suatu profesi. Seperti kita ketahui pada pakaian paramedis yang serba putih. Bagi pekerja kesehatan warna putih memberi kesan steril. Namun kemudian dalam era pemerintahan Presiden Jokowi pada setiap hari Rabu seluruh ASN (Aparatur Sipil Negara) mengenakan pakaian putih.   

Begitu juga bagi para pekerja seni dan desainer dimana mereka cenderung mengenakan outfit warna hitam. Bila mereka kumpul dalam suatu pertemuan mereka cenderung mengenakan warna hitam. Namun bila dilihat lagi di sekitar ada profesi lain yang mengenakan khas warna hitam, yakni pembajak lahan sawah. mereka cenderung mengenakan warna hitam. Karena bagi mereka warna hitam menutupi kotor dari bercak lumpur.               

Bisa dilemparkan pertanyaannya begini, pakaian warna hitam biasa dikenakan siapa? Bisa para pekerja seni, arsitektur, sakeera dari Madura, pembajak sawah, orang sedang berkabung. Orang berhijab hitam.

Begitu juga pakaian warna putih biasa dikenakan siapa? Para pekerja kesehatan. Para ASN. Para laboratorium non kesehatan.   

Jadi sebenarnya yang mesti diperhatikan dari pakaian profesi seseorang adalah terletak pada detail pakaian yang dikenakannya. Sama produknya tapi tidak sama brandingnya. Warna mewakili sebuah branding.

sumber: www.provoke-online.com

oleh: warna rupa sejati