180 Tahun Masjid Tuo Kato Nan Ampek Tegar Berdiri di Payakumbuh

180 tahun Masjid Tuo Kato Nan Ampek Tegar Berdiri di Payakumbuh. Agama Islam di Indonesia merupakan agama dengan mayoritas pemeluknya. Dengan sendirinya tempat beribadahnya, masjid, sangat banyak tersebar di berbagai wilayah dan pelosok di seluruh Nusantara. Setiap sudut bisa kita temui masjid dengan gaya dan desain yang khas.

180 Tahun Masjid Tuo Kato Nan Ampek Tegar Berdiri di Payakumbuh

Beruntunglah kita mempunyai ragam budaya yang begitu kayanya sehingga mempengaruhi cipta-bentuk masjid. ada unsur kekayaan budaya khas lokal yang tampak  di setiap desain masjid yang kita temui di setiap daerah yang kita kunjungi.

Adalah masjid Tuo Kato Nan Ampek yang masih tegar berdiri meski usianya lebih dari satu setengah abad yang berada di kota Payahkumbuh, Sumatera Barat. Pada masa Sutan Chedoh, menjabat Wedana (Bupati) . di Payakumbuh masjid Tuo Kato Nan Ampek dibangun.

Bangunan masjid Tuo Kato Nan Ampek awalnya dibangun pada tahun 1840 dengan luas 289 m2 di lahan seluas 1.550 m2 namun kemudian di renovasi untuk diperluas bangunannya menjadi 400 m2.

180 Tahun Masjid Tuo Kato Nan Ampek Tegar Berdiri di Payakumbuh

Ciri khas bangunan masjid ini adalah gaya arsitektur Minangkabau, panggung dan bersusun atapnya serta ornament eksterior dan interiornya. Hampir semua material bangunan masjid ini didominasi kayu. Untuk pilar atau tiang penyanggah seluruhnya dari kayu kelapa, karena kayu kelapa mempunyai kekuatan khas sebagai penyanggah.

Awal berdiri masjid  Tuo Kato Nan Ampek atapnya yang berbentuk piramid dan bersusun terbuat dari ijuk. Setelah direnovasi atap dari ijuk diganti dengan seng agar nampak lebih bersih dan elegan.

180 Tahun Masjid Tuo Kato Nan Ampek Tegar Berdiri di Payakumbuh
Pintu masuk utama

Meskipun telah mengalami berulang renovasi namun keaslian gaya dan bentuk bangunannya tetap dipertahankan. 180 tahun Masjid Tuo Kato Nan Ampek Tegar Berdiri di Payakumbuh

Sumber artikel dan gambar: www.indonesiakaya.com

Rumah Unik Origami Jepang

Rumah Unik Origami Jepang. Nama rumah unik di Jepang ini karena bentuk dari atapnya, yang inspirasinya pada bentuk kertas lipat origami.

Rumah Unik Origami Jepang

Rumah ini dinamai Rumah Origami, rumah dua lantai ini dirancang oleh kepala dari YC Arsitek yakni Yoshiaki Tanaka, dan lokasi rumah itu terletak di sebuah desa yang dikelilingi oleh pegunungan, tepatnya di Prefektur Mie.

Rumah Unik Origami Jepang
Rumah Unik Origami Jepang
Rumah Unik Origami Jepang

Rumah itu dibingkai oleh sudut atapnya, yang dilipat di lima tempat untuk menciptakan serangkaian wajah segitiga. Atap memenuhi tanah di beberapa titik di sekeliling, yang menciptakan seperti lipatan amplop yang menutupi bagian tengah bangunan.

Rumah Unik Origami Jepang

Rumah seluas 112 meter persegi ini dibangun untuk pasangan suami-istri di sebuah lahan yang telah ada dalam komplek keluarga selama beberapa generasi. Rumah dari sesepuh pasangan tersebut sebenarnya terletak di plot yang berdekatan, dan dinding batu yang dibangun oleh kakek mengelilingi lokasi bangunan. Arsitek memutuskan untuk memangkas dinding lama dan sebagian batu fondasi sebagai batas lahan tetap dipertahankan, rancangan rumah sebagian disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan gaya hidup pasangan muda itu.

Rumah Unik Origami Jepang

“Atap origami berdiri tegak menancap tanah seperti tenda, menciptakan ruang yang terbuka dan tetap melindungi kehidupan keluarga,” tulis sang arsitek.

Baca juga : Rumah Unik Aneh dan Berseni di Afrika

Selain melindungi rumah, kelebihan atap origami memiliki banyak fungsi:

1.Karena bersentuhan dengan tanah, ia mengurangi tekanan angin dan membuat keseluruhan struktur lebih tahan gempa;

2.Atap besar menghalangi sinar matahari langsung, sekaligus menjadi pelindung dinding luar dari hujan, dan membantu mengalirkan udara melalui arah rumah (arsitek juga menempatkan posisi rumah yang tepat sehingga di musim panas, aliran angin mengalir dari jendela selatan ke utara). Ini menciptakan penutup untuk dek setengah terbuka yang terhubung ke ruang tamu, yang dibayangkan arsitek sebagai ruang pertemuan kecil untuk orang-orang desa.

Rumah Unik Origami Jepang

Arsitek menempatkan ruang tamu dan ruang makan di tengah rumah untuk memaksimalkan penggunaan ruang internal. Kamar lain, termasuk dapur, kamar bergaya Jepang, kamar tidur dan kamar mandi mengelilingi ruang tamu dan dapur.

Rumah Unik Origami Jepang

Arsitek menunjukkan bahwa rumah-rumah Jepang harus beradaptasi dengan perubahan musim. Tungku penghangat yang membakar kayu ditempatkan di ruang tamu dan menghangatkan seluruh rumah di musim dingin. Seperti disebutkan di atas, atap besar yang dibuat ala atap origami menghalangi sinar matahari langsung di musim panas dan rumah terletak sedemikian rupa sehingga angin musim panas mengalir dari selatan ke utara. Rumah Unik Origami Jepang.

Sumber : www.resources.realestate.co.jp

Foto: Masato Kawano

Oleh: Warna Rupa Sejati

Rumah Unik Aneh dan Berseni di Afrika

Rumah Unik Aneh dan Berseni di Afrika.Petani yang menetap di daerah Bathurst (Afrika Selatan) pada abad ke-18 berjuang agar tanaman yang dibudidayakan berhasil sampai akhirnya mereka mulai menanam nanas. Jadi, tentu saja, penduduk setempat sebagai rasa syukur atas keberhasilan bertani nanas mereka mempersembahkan sebuah bangunan besar berbentuk nanas dari hasil penjualan buah nanas. Nanas Besar dibangun oleh anggota komunitas pertanian Bathurst pada tahun 1980-an.

Rumah Unik Aneh dan Berseni di Afrika
Rumah Unik Aneh dan Berseni di Afrika

Loaf of Bread House di Maasai Land (Narok – Kenya)

Rumah Unik Aneh dan Berseni di Afrika
Rumah Unik Aneh dan Berseni di Afrika

Rumah Jimat (Niofoin – Pantai Gading)

Côte d’Ivoire awalnya terdiri dari banyak permukiman terisolasi; hari ini ia mewakili lebih dari enam puluh suku yang berbeda, termasuk Baoule, Bete, Senoufou, Agni, Malinke, Dan, dan Lobi. ⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀

Rumah Unik Aneh dan Berseni di Afrika
Rumah Unik Aneh dan Berseni di Afrika

Mousgoum Clay Houses
(Far North Province – Cameroon)

Meskipun bahasa resmi Kamerun adalah Prancis dan Inggris, negara ini memiliki 230 bahasa endemik. Dalam satu hari, seorang Kamerun mungkin perlu menggunakan hingga enam bahasa yang berbeda.

Rumah Unik Aneh dan Berseni di Afrika
Rumah Unik Aneh dan Berseni di Afrika
Rumah Unik Aneh dan Berseni di Afrika
Rumah Unik Aneh dan Berseni di Afrika
Rumah Unik Aneh dan Berseni di Afrika
Rumah Unik Aneh dan Berseni di Afrika
Rumah Unik Aneh dan Berseni di Afrika
Rumah Unik Aneh dan Berseni di Afrika
Rumah Unik Aneh dan Berseni di Afrika
Rumah Unik Aneh dan Berseni di Afrika
Rumah Unik Aneh dan Berseni di Afrika
Rumah Unik Aneh dan Berseni di Afrika

sumber: thehouseofhomebodies@instagram.com

oleh: warna rupa sejati

Rumah Gaya Jengki di Indonesia

Bekas kantor Pajak di Banjarmasin, awal 1960-an

Rumah gaya jengki di Indonesia.Rumah gaya jengki melanda di Indonesia sekitar tahun 1950 – 1960-an. Jengki berasal dari kata Yankee. Gaya rumah jengki adalah gaya arsitek yang bermakna kebebasan ekspresi dan mengabaikan keteraturan dan kerapian tampilan, yang berlawanan dengan gaya rumah yang sudah ada yang berciri khas arsitek kolonial Belanda.

Klasik townhouse, Jakarta – 1954

Gaya rumah jengki ini ada yang bilang unik, bebas tanpa aturan, dan ada pula yang berpendapat gaya rumah jengki adalah norak. Apa pun pendapat orang itu sah-sah saja.

Bekas toko mebelair, Gresik -Jawa Timur, 1960-an

Secara umum ada kekhasan sendiri dalam tampilannya yaitu tembok tepi miring keluar berbentuk bidang segi lima dengan atap berbentuk pelana dengan sudut kemiringan kurang-lebih 35 derajat. Atap teras berupa leveling beton.

Wiswa Hibiscus, Kaliurang-Jawa Tengah

Pada zamannya pemilik rumah gaya jengki merupakan kalangan berduit dan simbol kekayaan.

Salah satu vila di Jawa Tengah
Milik juragan tembakau Haji Samsul, awal 1960-an, Madura

Seperti di Madura, rumah gaya jengki dimiliki dari kalangan juragan tembakau. Rumah jengki melambangkan status sosial mereka. Rumah gaya jengki di Indonesia.

sumber: www.wowshack.com

penulis: warna rupa sejati